Kunker ke Jerman, Komisi VI DPR Ingin Lihat Pasar Tradisional

Kunker ke Jerman, Komisi VI DPR Ingin Lihat Pasar Tradisional

Indah Mutiara Kami - detikNews
Rabu, 30 Sep 2015 17:52 WIB
Kunker ke Jerman, Komisi VI DPR Ingin Lihat Pasar Tradisional
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Komisi VI DPR akan melakukan kunjungan kerja ke Jerman dalam waktu dekat. Untuk menyusun RUU Persaingan Usaha, para anggota dewan ingin melihat pasar tradisional di Jerman.

"Kita ingin meninjau pasar mereka, mana kelompok usaha yang merupakan kumpulan ekonomi lemah mereka," kata Ketua Komisi VI Hafisz Tohir di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2015).

Hafisz mengungkapkan bahwa pasar-pasar tradisional di negara-negara Eropa bisa diatur sedemikian hingga tak kalah bersaing. Dia membandingkan dengan keberadaan warung di Indonesia yang bersaing dengan minimarket.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

 "Bisa jadi contoh, bagaimana pasar tradisional di sana di tengah kondisi modern," ujar politikus PAN ini.
 
Hafisz belum membeberkan waktu persis kunjungan dan biayanya. Namun, dia memprediksi kunjungan hanya 5 hari dan diikuti oleh 7-10 orang.

Selain meninjau pasar tradisional, Komisi VI juga akan berkunjung ke parlemen Jerman. Para anggota dewan juga ingin berdiskusi dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) versi Jerman.

"Bertemu KPPU sana. Kadin-nya Jerman juga, tentang bagaimana iklim usaha di sana," ucap Hafisz.

"Kita melihat bagaimana proses UU persaingan usaha di Jerman menghadapi globalisasi. Bagaimana mereka mengatasi persaingan usaha ketika berhadapan antar negara," jelasnya terkait alasan pemilihan Jerman sebagai tujuan kunker. (imk/tor)


Berita Terkait