Fahri: Haji Itu Seperti Perang, TNI dan Polisi Harus Lebih Banyak Dikirim

Fahri: Haji Itu Seperti Perang, TNI dan Polisi Harus Lebih Banyak Dikirim

M Iqbal - detikNews
Rabu, 30 Sep 2015 17:05 WIB
Fahri: Haji Itu Seperti Perang, TNI dan Polisi Harus Lebih Banyak Dikirim
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Tragedi Mina yang menewaskan puluhan warga negara Indonesia saat puncak ibadah haji, mencuatkan soal masih ada kelemahan dalam pengawasan dan keamanan bagi jemaah. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang baru pulang dari haji, menyebut ibadah tahunan itu seperti berperang.

"Ada beberapa persoalan belum clear. Pertama amirul hajj (Menag) harusnya kerja seperti berangkat perang," kata Fahri Hamzah dalam jumpa pers di gedung DPR, Jakarta, Rabu (30/9/2015).

Menurut Fahri, jemaah haji Indonesia jumlahnya terbanyak di dunia hampir 200 ribu. Maka bagaimana tugas pemerintah memastikan mereka selamat dengan menyusun strategi pengamanan tertentu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menimbang 65 persen lebih dari jemaah kita orang tua karena antrean begitu panjang bisa 10-20 tahun, jadi kompleks persoalannya," ujarnya.

"Kami diskusi di pimpinan harusnya jadi pengawas haji dari tahun ke tahun jumlah TNI dan polisi diperbanyak, karena itu fungsional di lapangan," imbuh politisi PKS itu.

Fahri menilai ada masalah komunikasi pemerintah Indonesia dengan Arab Saudi dalam hal penyelenggaraan haji, terutama saat menghadapi tragedi Mina.

"Ini bukan momen sipil, tapi kayak momen militer karena harus memobilisasi jutaan orang dari satu tempat ke tempat lain tanpa bentrok dan cedera. Itu perlu komando, perintah dan sebagainya.

(bal/erd)


Berita Terkait