Gerindra Pertimbangkan Fadli Zon Jadi Lawan Ahok di Pilgub DKI 2017

Gerindra Pertimbangkan Fadli Zon Jadi Lawan Ahok di Pilgub DKI 2017

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
Rabu, 30 Sep 2015 16:51 WIB
Gerindra Pertimbangkan Fadli Zon Jadi Lawan Ahok di Pilgub DKI 2017
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Pemilihan Gubernur DKI Jakarta baru akan digelar pada 2017 nanti. Namun sejumlah partai politik sudah menyeleksi beberapa kadernya untuk maju memperebutkan kursi DKI 1.

Salah satunya adalah Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gerindra DKI Jakarta M Taufik mengatakan, pihaknya tengah menyeleksi beberapa kader potensial untuk diajukan dalam Pilgub DKI 2017.

Kandidat itu akan diajukan untuk melawan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang lebih dulu menyatakan mau dari jalur independen. Beberapa nama yang kini masuk 'radar' Partai Gerindra Jakarta antara lain; Sandiaga Salahudin Uno, Fadli Zon, Ahmad Muzani dan Sanusi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekarang masih tahap penyaringan dari kader. Muncul nama Sandiaga Uno, Sanusi, Muzani dan Fadli Zon," kata Taufik kepada wartawan di Gedung DPRD DKI, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2015).

Nama-nama tersebut, kata Taufik, akan diundang untuk presentasi di kelurahan-kelurahan seluruh Jakarta. Selanjutnya nama mereka akan diserahkan ke DPP Gerindra untuk diputuskan.

"Yang nama-nama muncul itu kami undang, ngomong di kelurahan-kelurahan ini loh dari Gerindra. Dari nama-nama itu kita sodorkan ke DPP, kasih alasannya," kata Taufik yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI itu.

Taufik mengaku tak risau dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang meringankan syarat bagi calon independen seperti Ahok. Alasannya meski syarat ringan, peluang calon independen menang juga masih 50:50.

Bahkan Taufik yang juga Wakil Ketua DPRD DKI itu mengingatkan Ahok untuk tidak terlalu merasa 'di atas angin' bisa menang. Menurut dia kemungkinan Ahok menang melalui jalur independen masih 50:50, sama seperti calon lainnya.

"Anda kan berpikir seolah-olah Ahok pasti menang, enggak menang Ahok itu. Partai politik tidak mempermasalahkan soal putusan MK. Pemikiran Ahok pasti menang itu keliru," kata dia. (erd/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads