Musyafak mengatakan peristiwa terjadi sekira pukul 11.15 WIB. Saat itu ia memimpin rapat di ruang SDM di lantai dua gedung yang terbakar. Awalnya lampu di ruang rapat padam dan beberapa saat setelahnya terdengar gemeretak di eternit.
"Saya kebetulan pimpin rapat di lantai dua. Terus lampu padam. Sekitar 2 menit kemudian ada suara kemrasak di eternit. Kami lihat (di luar)Β ada api, rapat langsung saya bubarkan," kata Musyafak, Rabu (30/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(Foto: Angling Adhitya P/detikcom) |
Ketika para polisi dan pegawai menyelamatkan diri tidak terdengar alarm sirine dan mengandalkan bunyi besi yang dipukul dan teriakan. Barang-barang segera dikeluarkan termasuk kendaraan-kendaraan dinas.
Api tersebut membesar dan merambat dari lantai satu hingga tiga antara lain ruang SDM, Rorena, Intel, dan keuangan. Puluhan motor yang berada di belakang gedung B juga ikut terbakar.
Tahanan yang ruangannya ada di seberang gedung B langsung diungsikan ke Masjid Taqwa Polda Jateng setelah itu dibawa ke Mapolrestabes Semarang.
Sebanyak 30 mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan temasuk water cannon. Setelah tiga jam berlalu akhirnya api berhasil dipadamkan. Saat ini pendinginan masih terus berlangsung. (alg/try)












































(Foto: Angling Adhitya P/detikcom)