Kegiatan tersebut sedikit berdampak pada jadwal penerbangan di Bandara Halim. Baik keberangkatan dan kedatangan mengalami penundaan.
"Yang mau mendarat dan take off, kita delay dulu. Kita berlakukan sistem buka tutup," ungkap Kapentak Lanud Halim Perdanakusuma, Mayor Dodo Agus Supriyo saat dikonfirmasi, Rabu (30/9).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak mengganggu (penerbangan sipil). Kita sudah kirim notam ke pengelola bandara. Jam berapa kita latihannya. Dari pagi sampai sore sekitar sampai jam 15.00 WIB," kata Dodo.
Menurut Dodo, keterlambatan jadwal penerbangan di bandara tidak terlalu signifikan. "Paling hanya 15-20 menit aja keterlambatannya, nggak lama," tuturnya.
Bahkan keterlambatan ini bukan hanya terjadi terhadap penerbangan sipil umum. Pesawat pengangkut kloter jemaah haji yang hari ini tiba di Halim pun juga mengalami keterlambatan.
"Pesawat haji memang dijadwalkan ke sini. Harusnya jam 11.40 WIB, terlambat sekitar 15-30 menit," jelas Dodo.
Untuk memeriahkan HUT TNI yang akan digelar di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten pada Senin (5/10), TNI AU mengeluarkan 155 pesawatnya. Seperti jet tempur Sukhoi, F-16, Hawk, T-50 Golden Eagle, dan pesawat Super Tocano.
Ada yang dideploy di Halim namun juga ada pesawat yang akan beraksi dari berbagai Lanud lainnya. Seperti pesawat angkut Hercules yang akan terbang di langit Cilegon dari Lanud Atang Sanjaya, Bandung.
"Kalau dari Halim semua nggak muat," tutup Dodo. (elz/mok)











































