"Sejauh ini kami menerima laporan bahwa ada 7.000 kamera yang dipasang oleh otoritas Saudi di hampir semua tempat penyelenggaraan ibadah haji, termasuk di jalan Al-'Arab 204. Kebetulan saya sudah mencari informasi dari berbagai sumber berita dari media internasional. Banyak media yang mengkonfirmasi keberadaan kamera CCTV tersebut," kata Ketua Komisi VIII DPR Saleh Partaonan Daulay kepada wartawan, Rabu (30/9/2015).
Pelacakan terhadap kronologis peristiwa sangat penting dikarenakan dua hal: Pertama, kronologis itu dapat menyelesaikan perdebatan dan kesimpangsiuran atas apa yang terjadi; kedua, kronologis ini dapat dijadikan sebagai catatan kritis untuk memperbaiki pelayanan haji di tahun-tahun mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemerintah kita tidak boleh hanya mengatakan bahwa ini takdir dari Allah. Lebih dari itu, pemerintah perlu menyampaikan apa sesungguhnya yang terjadi. Sebab, tugas negara adalah melindungi segenap warga negaranya baik di dalam maupun di luar negeri," ulas politikus PAN ini. (tor/erd)











































