Rupanya ada sekitar 10 pohon yang ditanam di ruas trotoar yang biasa jadi tempat mangkal pedagang itu. Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) mengakui langkah itu sengaja dilakukan pihaknya.
"Iya itu memang mau kita pindahin," ujar Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada sekitar 10 pohon yang ditanam di sepanjang ruas sisi jalan. Tingginya sudah lebih dari dua meter.
Pohon itu juga diberi penyangga. Jadi dengan adanya pohon yang ditanam itu, para PKL tukang soto ayam Cs tak bisa lagi mangkal.
Pedagang malam pun pergi dan hasilnya tak terlihat lagi kendaraan yang parkir mencicipi jajanan. Tapi di sisi jalan lain yang tak ditanami pohon, para pedagang tetap setia menggelar lapak. Mereka memang tak membuat lalu lintas tersendat.
'Pengusiran' dengan cara halus lewat penanaman pohon ini mungkin baru pertama kali dilakukan. Padahal sebelumnya, setiap sore hingga malam di dekat Halte Taman para penjual makanan berderet memenuhi trotoar jalan.
Keberadaan para penjual ini membuat ramai suasana di sekitar kawasan itu. Ditambah lagi dengan para pembeli yang ramai dan parkir di pinggir jalan membuat arus lalu lintas tersendat. Apalagi lokasi penjual makanan itu tak jauh dari perlintasan kereta api.
(aws/dra)











































