Setiap KRL dikemudikan oleh seorang masinis. Ia tak boleh lengah sedikitpun karena nyawa ratusan penumpang berada di tangannya. Masinis kadang bekerja sendiri di kabin, namun ada kalanya ia didampingi oleh asisten masinis.
Masinis Nirwansyah (Foto: Reno/detikcom) |
"Kita membawa ribuan penumpang, maka kita sebagai masinis harus mengantarkan penumpang dengan selamat, aman dan nyaman sampai tempat tujuan," ujar seorang masinis KRL, Nirwansyah (27) saat ditemui di Stasiun Bekasi, Rabu (30/9/2015).
Nirwansyah mengatakan, setiap masinis maupun asisten masinis tidak boleh lengah atau lalai dalam bekerja. Seluruh standar operasi harus selalu diperhatikan dan ditaati.
"Standar operasi, persinyalan, semboyan-semboyan, harus diperhatikan. Nggak boleh ada lalai. Harus sepenuhnya patuh dengan perintah," ujarnya.
Asisten humas PT KCJ, Adli Hakim mengatakan, saat ini jumlah masinis untuk KRL sebanyak 285 orang. Rata-rata mereka berusia antara 21 hingga 52 tahun. Sementara asisten masinis berjumlah 163 orang dengan usia minimal 19 tahun.
Nirwansyah (foto: Reno/detikcom) |
Sebelum menjadi masinis, mereka harus mengenyam pendidikan selama sekitar 7 bulan di asrama. Dari pelatihan mengenai dasar-dasar perkeretaapian hingga mengenal lintas jalur harus dipelajari selama pendidikan.
"Setelah menjalani 4.000 jam perjalanan, baru mereka bisa menjadi masinis," ujar Adli.
Nirwansyah (foto: Reno/detikcom) |
(khf/try)












































Masinis Nirwansyah (Foto: Reno/detikcom)
Nirwansyah (foto: Reno/detikcom)
Nirwansyah (foto: Reno/detikcom)