ADVERTISEMENT

Sengketa Sriwedari, Pemkot Solo dan Ahli Waris Lahan Disarankan Musyarawah

Muchus Budi R. - detikNews
Selasa, 29 Sep 2015 17:21 WIB
Solo - Para pihak yang bersengketa dalam kasus kepemilikan lahan Taman Sriwedari, Solo, dipertemukan oleh Pengadilan Negeri (PN) Surakarta. Hasilnya diagendakan para pihak disarankan melakukan musyawarah lagi terkait sengketa tersebut.

Kesepakatan untuk melakukan musyawarah kembali tersebut dihasikan pada pertemuan para pihak yang dipanggil untuk menghadap ke PN Surakarta, Selasa (29/9/2015). Pertemuan yang dipimpin oleh Ketua PN Surakarta, Amin Sutikno, tersebut dihadiri pihak penggugat dari keluarga ahli waris Wirjodiningrat dana tiga pihak tergugat yaitu Pemkot Surakarta, Keraton Surakarta dan Pengelola Museum Radyapustaka.

"Aanmaning merupakan langkah awal sebelum pelaksanaan putusan pengadilan. Tadi pihak Keraton Kasunanan Surakarta mengusulkan adanya perundingan sebelum eksekusi dijalankan. Usul itu kami tawarkan pada semua pihak dan disetujui. Musyawarah akan dilakukan pada 13 Oktober di PN Surakarta," ujar Amin Sutikno usai pertemuan.

Dalam pertemuan musyawarah mendatang, PN Surakarta akan bertindak selaku mediator musyawarah. Namun demikian PN mempersilakan jika para pihak menunjuk mediator dari luar yang telah disepakati bersama.

Kabag Hukum Pemkot Surakarta, Kinkin Sultanul Hakim, mengatakan dalam pertemuan mendatang direncanakan akan langsung dihadiri oleh penjabat wali kota. Sedangkan kuasa hukum ahli waris Wirjodiningrat, Anwar Rachman mengaku akan bersikap pasif dalam perundungan itu sembari menunggu tawarkan apa yang akan ditawarkan oleh pihak tergugat dalam perundingan tersebut.

(mbr/try)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT