Pemerintah Siapkan Dana Kompensasi BBM Rp 17,840 Triliun
Selasa, 01 Mar 2005 00:05 WIB
Jakarta -
Pemerintah telah menyiapkan dana kompensasi kenaikan BBM pada tahun 2005 sebesar Rp 17,840 triliun. Dari total dana tersebut yang sudah ada dalam APBN 2005 sebesar Rp 7,340 triliun, sedang Rp 10,5 triliun masih perlu dibahas dalam APBN Perubahan.Demikian disampaikan Menneg PPN/Kepala Bappenas Sri Mulyani Indrawati di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Senin (28/2/2005) malam.Adapun dana kompensasi subsidi BBM itu akan berupa program bea siswa dengan sasaran 9,69 juta murid dengan total dana program Rp 5,6 triliun. Program jaminan pemeliharaan kesehatan dengan sasaran 36,1 juta penduduk miskin dengan total dana program Rp 2,176 triliun. Beras murah dengan sasaran 8,6 juta keluarga miskin dengan total dana program Rp 5,438 triliun. Infrastruktur pedesaan untuk 11.140 desa miskin dengan total dana program Rp 3,342 triliun. Kemudian subsidi pembangunan rumah sangat sederhana dengan total dana Rp 600 miliar, pelayanan sosial dengan total dana Rp 250 miliar, dana bergulir untuk usaha mikro sebesar Rp 200 miliar dan pelayanan kontrasepsi untuk 11,8 juta pasangan usia subur sebesar Rp 100 miliar.Dalam kesempatan itu Sri Mulyani juga menyebutkan, berdasarkan sektor persentase biaya BBM ternyata paling tinggi adalah untuk sektor angkutan udara dan taksi mencapai 25 persen, disusul transportasi 13 persen, indutri 0,5 hingga 6 persen, rumah tangga 1,5 hingga 2 persen dan rumah tangga kecil 2,5 persen.Khusus untuk pendidikan, Sri Mulani menyebutkan, nantinya untuk siswa SD akan mendapatkan bea siswa Rp 25 per bulan, SMP sebesar 65 ribu per bulan dan SMA Rp 120 ribu per bulan. Sedangkan untuk program retrival dan transisi (untuk yang putus sekolah dan tidak dilanjutka atau belum pernah sekolah) untuk SD sebesar Rp 500 ribu per tahun, SMP Rp 1 juta per tahun dan SMA Rp 2 juta per tahun. Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani menyebutkan berdasarkan perhitungan inflasi dengan metode yang digunakan BPS maka dampak inflasi pada bulan pertama setiap 1 persen kenaikan BBM inflasi bertambah 0,035 persen. Jika BBM naik 29 persen maka inflasi bertambah 1,015 persen.Adapaun dalam setahun jika BBM naik 1 persen inflasi bertambah 0,07 hingga 0,09 persen sehingga jika BBM naik 29 persen maka inflasi bertambah 2,03 hingga 2,61 persen.
(mar/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































