Bus-bus yang diparkir di Masjid Istiqlal menjemput mereka di Monas, Jakarta Pusat, Selasa (29/9/2015). Mereka menumpang bus ekonomi Karunia Bakti jurusan Garut.
Mereka pulang dengan tertib setelah perwakilan mereka bertemu dengan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Ferry Mursyidan Baldan di kantor Setneg.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Highest and best use (HBU) yang sudah digarap rakyat tidak akan dikeluarkan lagi.
2. Staf Presiden sedang membuat unit khusus dalam penyelesaian konflik tanah. Kadang-kadang tidak semua konflik tanah merupakan kewenangan Badan Pertanian Nasional (BPN).
"Presiden harus mengontrol BPN supaya tidak menjualbelikan tanah oleh oknum pejabat BPN. Makanya kalau tidak ada yang kontrol bisa diselewengkan," ujar Agus.
![]() |
Agus berpikir positif akan keputusan itu. "Kalau tidak dilaksanakan kami akan melakukan propaganda kepada rakyat untuk tidak mengakui Jokowi-JK dan pemerintahannya," kata Agus.
![]() |
Sementara itu, lalu lintas sempat tersendat terutama di Jl Medan Merdeka Utara dekat Kemenhub macet. Sebab di sana ada lampu merah di perempatan Monas.
![]() |
(nwy/nrl)














































