"4 kontainer akan dibawa ke Jeddah. Tempat muaishim tidak mencukupi," kata Kepala Kantor urusan haji Daker Makkah Arsyad Hidayat dalam jumpa pers di kantornya, Selasa (29/9/2015).
Oleh karena itu, menurut Arsyad, jumlah orang yang terlibat dalam pencarian ditambah. Hal ini untuk mengakomodasi proses identifikasi di Makkah dan Jeddah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arsyad mengatakan besok tim forensik di Muasim akan mendapatkan sidik jari para jemaah yang meninggal. Mudah-mudahan dengan adanya sidik jari ini jemaah haji Indonesia dapat lebih udah teridentifikasi.
"Mudah-mudahan jemaah haji meninggal bisa diketahui," katanya. (gah/slm)










































