Tangani Pengeroyokan Siswi SD, Polisi Koordinasi dengan Komnas PA

Tangani Pengeroyokan Siswi SD, Polisi Koordinasi dengan Komnas PA

Agus Setyadi - detikNews
Selasa, 29 Sep 2015 12:59 WIB
Tangani Pengeroyokan Siswi SD, Polisi Koordinasi dengan Komnas PA
Foto: Istimewa
Banda Aceh - Nurul Fatimah (11), murid kelas enam Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) atau setingkat SD di Keunaloi, Seulimum, Aceh Besar, Aceh meninggal setelah dikeroyok sejumlah siswa. Untuk menangani kasus tersebut, polisi akan berkoordinasi dengan Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA).

Kasat Reskrim Polres Aceh Besar, AKP Machfud, mengatakan, pihaknya akan melakukan sejumlah tindakan untuk mengusut kasus tersebut. Setelah menerima laporan, polisi akan memanggil saksi dan berkoordinasi dengan Komnas PA.

"Kita juga berkoordinasi dengan instansi terkait dan kita gelar perkara awal," kata Machfud kepada detikcom, Selasa (29/9/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Kapolsek Seulimum, Aiptu Yulizar Lubis, mengatakan, polisi hingga kini masih menyelidiki kasus dugaan pengeroyokan tersebut. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan bagian Perlindungan Perempuan dan Anak Polda dan Polres.

"Sejumlah pihak juga akan kita mintai keterangan," kata Yulizar kepada wartawan, Senin (28/9) kemarin.

Seperti diketahui, Nurul Fatimah (11) diduga dikeroyok oleh empat siswa laki-laki pada Rabu (16/9) lalu. Usai kejadian, ia mengeluh sakit di sekujur tubuh. Hasil rontgen memperlihatkan paru-paru Nurul bermasalah.

Selama dirawat di Satelit Indrapuri, Aceh Besar, Nurul sempat mengeluarkan dahak darah dan buang air besar juga keluar cairan darah. Karena kondisi memprihatinkan, dokter kemudian merujuk Nurul ke Rumah Sakit Zainal Abidin Banda Aceh.

Tak lama berada di RSUZA, anak bungsu pasangan Syamsuddin dan Suriyati itu menghembuskan nafas terakhir pada Sabtu (26/9/2015) malam.Β  (try/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads