Sempat Gila dan Ngamuk Ditinggal Istri, Pria ini Sembuh di Tangan Djliteng

Seniman 'Terapis' Orang Gila

Sempat Gila dan Ngamuk Ditinggal Istri, Pria ini Sembuh di Tangan Djliteng

Enggran Eko Budianto - detikNews
Selasa, 29 Sep 2015 12:52 WIB
Sempat Gila dan Ngamuk Ditinggal Istri, Pria ini Sembuh di Tangan Djliteng
Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto - Kemampuan Sri Wulung Djliteng (57) menyembuhkan pasien gangguan jiwa bukan isapan jempol. Heri Siswoyo (24) merupakan salah mantan pasiennya yang kini bisa hidup normal. Pria asal Kecamatan Plandaan, Jombang ini sempat gila setelah ditinggal istrinya.

Putra ke 3 Djliteng, Setiawan Anugerah Sejati (29) mengatakan, Heri dibawa ke Pedepokan Among Budaya Sastro Loyo sebelum lebaran Idul Fitri 2015. Pasalnya, saat itu Heri mengamuk di rumahnya. Dia membanting perabotan rumah dan memukul semua orang yang berusaha mendekatinya.

"Di sini dia juga mengamuk, endak punya tata krama sama sekali," kata Setiawan saat berbincang dengan detikcom, Minggu (27/9/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Heri yang sehari-hari bekerja sebagai kuli batu dan pasir sebelumnya normal-normal saja. Anak ke 2 dari 3 bersaudara pasangan Hartono dan Sumirah itu mendadak mengalami gangguan jiwa setelah dipaksa bercerai dengan istrinya.

"Saya pernah sakit selama 7 bulan akibat cedera saat bekerja. Selama itu saya dirawat istri. Tahu saya sakit, mertua memaksa istri untuk bercerai dengan saya karena takut saya endak bisa menafkahi," tutur Heri kepada detikcom di Padepokan Among Budaya Sastro Loyo milik Djliteng.


Pria asal Desa Karang Mojo, Kecamatan Plandaan ini berangsur sembuh setelah 2 bulan dirawat Djliteng. Kini dia bisa berkomunikasi dengan siapa pun. Dia juga mampu mengingat tempat tinggal, nama orang tua, dan masalah yang dia alami saat itu.

Meski kondisi kejiwaannya sudah pulih, Heri enggan kembali ke kampung halamannya. Selama ini dia menginap di pedepokan Djliteng sembari membantu merawat pasien gangguan jiwa lainnya.

"Di sini saya merasa lebih tenang, kalau kembali ke rumah rasanya ingin mengamuk karena ingat masalah yang dulu," ungkapnya.

Namun, Heri sadar tak mungkin selamanya tinggal di tempat Djliteng. Dia berencana akan bekerja ke Jakarta untuk melupakan masalah yang pernah membuatnya gila.

"Saya mau kerja ke Jakarta ikut kakak saya yang tinggal di sana. Saya juga tak mau merepoti pak de (Djliteng) terus-terusan," pungkasnya. (ugik/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads