Warga Semarang Juga Antre BBM
Selasa, 01 Mar 2005 00:00 WIB
Semarang - Sebagaimana terjadi di kota-kota lain, menjelang kenaikan BBM warga di Semarang menyerbu SPBU. Meski tak sampai membuat jalanan macet, antrean itu membuat SPBU penuh sesak dengan kendaraan roda dua dan empat.Di SPBU Jalan Pandanaran, para pengantre rela duduk-duduk di luar area SPBU hanya untuk menunggu giliran. Untuk mendapatkan BBM, mereka harus antre sekitar satu jam. Kalau antrean tambah banyak, jam tunggu mereka pun bertambah.Petugas SPBU yang sempat ditemui detikcom menyatakan, siang hari antrean belum begitu terasa. "Jumlah pembeli mulai terlihat meningkat tajam usai Magrib. Mungkin sampai tengah malam nanti," katanya mengira-ira, Senin (28/2/2005) malam.Di SPBU Jalan Pamularsih, situasinya tak jauh berbeda. Selain mengisi kendaraan, sejumlah pengantre juga membawa jirigen. Tampaknya mereka benar-benar menyiapkan diri menghadapi kenaikan BBM esok hari."Yah, lumayanlah Mas. Besok kan harganya sudah beda. Mumpung masih bisa beli dengan harga yang agak miring," kata pengantre yang mengaku bernama Udin ketika ditemui disela-sela antrean.Menurut pantauan detikcom, semua SPBU, baik SPBU di pusat atau pinggiran kota Semarang, disesaki pengantre. Ada sejumlah SPBU yang membatasi jumlah pembelian, tapi ada juga yang tidak. Sekitar 5-10 personel kepolisian setempat tampak berjaga-jaga di sekitar antrean.Sebelumnya, Senin (28/2/2005) sore, Pemerintah Kota Semarang telah menghimbau semua SPBU diwajibkan beroperasi seperti biasanya. Mereka diharuskan melayani pembeli seberapa pun banyaknya. Agaknya, himbauan tersebut ditaati. Hingga kini, belum ada laporan adanya SPBU yang tutup.
(gtp/)











































