"Desemberlah kita lihat. Artinya gini,Β kalau jadi, declare, kalau enggak ya udah. Kan kalau elektabilitas rendah, ngapain dipaksain juga. Lebih baik jujur," kata Adhyaksa di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (29/9/2015).
Selama ini ia memang belum pernah mendeklarasikan diri secara resmi untuk Pilgub DKI. Namun, dukungan dari sejumlah tokoh dan politisi sudah mengalir deras untuknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau nanti saya siap betul, saya akan menyatakan kepada Pak Gubernur. 'Pak saya siap, menang dengan cara baik, kalah dengan cara baik'. Tapi yang jelas, tidak boleh menjelek-jelekkan yang sedang berkuasa," terangnya.
"Kata Sun Tzu, kenali dirimu, kenali lawanmu. 1.000 kali perang, 1.000 kali menang," ucapnya mantap.
Meski begitu, saat disinggung untuk posisi sebagai calon wakil gubernur, ia mengatakan tak ingin tanggung-tanggung menjadi pemimpin.
"Saya bukan mencari kekuasaan. Saya enggak mau tanggung-tanggung. Saya sudah 5 tahun jadi menteri. Untuk apa saya sekadar mencari kekuasaan lagi? Saya sudah selesai 5 tahun. Alhamdulillah segala tantangan, hambatan, rintangan, Hambalang lewat," pungkasnya. (mnb/tor)











































