Siti mengatakan, sejumlah wilayah di kawasan Indonesia bagian timur sudah mulai menunjukkan dampak El Nino.
"Kalau lihat kelakuan alammya, sudah mulai muncul di NTB, NTT, Papua, Maluku, Sulbar, Sulsel, sudah mulai muncul. Berarti sesuai sama prediksi El Nino-nya BMKG," kata Siti saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Langkah-langkah pencegahannya apakah berupa insentif, disinsentif, kemudian infrastruktur kebakaran, penguatan masyarakat kemudian aliansi masyarakat, dukungan dari partisipasi di grass root. Setelah kita pelajari kemarin kan banyak yang berkembang dan bisa kita kembangkan," kata Siti.
"Saya sekarang masih monitor dulu yang di Maluku kemarin. Dua hari Maluku agak serius. Mula-mula saya tanya Pak Gubernur, rupanya ada tradisi kalau pohonan kayu putih itu kalau terbakar, kalau diproses itu rendemen-nya (reaksi) jadi tinggi. Itu ada kearifan lokal seperti itu. Itu bs dikendalikan," kata Siti.
"Rupanya kemarin itu dia tidak mengira begitu luasnya karena angin dan sebagainya. Maka diturunkanlah pasukan kemudian regu-regu untuk mengatasi. Seperti itu kalau memang bisa dikontrol atau memang sudah harus diturunkan tim kerja yang kombinasi antara polisi dan petugas-petugas di pemda," tambahnya.
(jor/hri)











































