"Mungkin suami ingin menyelamatkan istri, sebab dia tahu kalau istrinya berada di kamar mandi saat kejadian," kata Kepala BPBD Kota Bogor, Ganjar Gunawan, Senin (28/9/2015).
Kontrakan korban berada di Kampung Sindangsari, RT 5/7 Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Berdasarkan saksi mata, pada pukul sekitar pukul 13.15 WIB Eman memindahkan bensin ke dalam botol-botol minuman kemasan untuk dijual secara eceran. Pada saat bersamaan, seorang warga menggoreng pisang dengan posisi kompor yang jaraknya hanya sekitar 1 meter dari posisi Eman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eman yang sadar kalau istrinya berada di kamar mandi, langsung masuk dan meneriakinya. Namun, diduga karena api di depan kontrakannya terus membesar dengan cepat membuat keduanya terjebak dan akhirnya tewas bersamaan.
"Korban ditemukan bersamaan. Posisinya berpelukan di dapur," kata seorang anggota Tagana Kota Bogor.
Dari sisa kebakaran terlihat, pintu kamar mandi hangus. Pantauan di lokasi, rumah kontrakan tersebut tampak terdiri dari 3 ruangan. Dengan luas setiap ruangan hanya sekitar 3 meter. Rumah milik Ujang tersebut berada di dalam lingkungan yang padat. Hal inilah yang membuat warga dan petugas pemadam kebakaran kesulitan mencapai titik api. Sementara kompor dan jeriken yang terbakar berada tepat di depan pintu kontrakan yang menjadi akses satu-satunya untuk keluar dan masuk bagi Eman dan Mimi.
Jenazah kedua korban dibawa ke RS Bhayangkara Polres Bogor Kota. Sementara lokasi kejadian, sudah dipasangi garis polisi agar tidak ada warga yang mendekat ke lokasi kejadian. (try/try)










































