OC Kaligis Akui Pertemuan Gatot-Erry dengan Elite NasDem

OC Kaligis Akui Pertemuan Gatot-Erry dengan Elite NasDem

Ferdinan - detikNews
Senin, 28 Sep 2015 17:31 WIB
OC Kaligis Akui Pertemuan Gatot-Erry dengan Elite NasDem
Foto: Hasan Al Habshy
Jakarta - Otto Cornelis Kaligis membenarkan adanya pertemuan antara dirinya, Gubernur Sumut nonaktif Gatot Pujo Nugroho dan istrinya, Wagub Sumut, Tengku Erry Nuradi dengan petinggi Partai NasDem. Tapi Kaligis menyebut pertemuan itu hanya islah antara Gatot dengan Erry Nuradi yang juga Ketua DPW NasDem Sumut.

"Saya kan ketua mahkamah (Mahkamah Partai NasDem). Pada saat itu anggota saya, wagub (Erry Nuradi) diminta sama si Gatot untuk islah, karena dia khawatir wakilnya sudah bikin manuver tanggal 17 Agustus akan jadi instruktur upacara. Berhasil kok islah itu, duduk baik-baik. Cuma itu yang saya tahu," ujar Kaligis sebelum menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (28/9/2015).

Kaligis menyebut islah itu tidak ada kaitannya dengan perkara hukum. Dia mengatakan Sekjen Partai NasDem, Patrice Rio Capella-yang sudah diperiksa KPK-tidak ada kaitan dengan perkara suap hakim dan panitera PTUN yang menyeret Kaligis sebagai terdakwa atau perkara lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sebagai ketua mahkamah tak pernah menodai partai ini sampai saya mengundurkan diri. Mengundurkan diri pilihan saya sendiri. Surya Paloh jauh dari itu apalagi Rio capella. Rio Capella sama sekali ngga ada kaitannya dengan perkara saya," sambungnya.

Mahkamah Partai NasDem menurut Kaligis memang punya kewenangan melakukan pertemuan antara Gatot dan Erry yang disebut sebagai islah. "Loh apa yang salah? saya sebagai ketua mahkamah. Kalau orang mau damai apa salahnya? kebetulan Erry kan dari Nasdem juga dewan pimpinan wilayah. Bukan cuma Erry yang datang ke saya, semua orang datang ke kantor saya karena ketua mahkamah kan mendamaikan," tuturnya.

"Yang saya dengar memang islah. Habis itu pertemuan sekali lagi saya ga ikuti, tapi sama sekali ga ada hubungannya sama perkara," tegas Kaligis.

Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja menyebut pihaknya tengah menelaah adanya pertemuan Gatot, Evy dengan petinggi NasDem. Adnan tidak menjelaskan siapa saja petinggi NasDem yang hadir dalam pertemuan tersebut. Namun KPK membuka kemungkinan untuk memanggil setiap pihak yang terlibat.

"Pasti ada klarifikasi supaya kita tidak salah mengambil keputusan dan akan ada fairness. Jadi semua akan diklarifikasi," jelas Adnan.

Sekjen NasDem Patrice Rio Capella sempat diminta keterangan oleh penyidik KPK terkait dugaan kasus suap hakim PTUN Medan pada 23 September 2015 lalu. Dua hari kemudian, giliran Evy Susanti yang diperiksa. Saat ditanya mengenai aliran dana ke Patrice, jawaban Evy mengambang.

"Ada soal aliran dana ya bu?" tanya wartawan.

"Iya kali," jawab Evy, Jumat (25/9). (fdn/spt)


Berita Terkait