Tangis Warga dan Momen Terakhir Risma Lepas Jabatan Wali Kota

Tangis Warga dan Momen Terakhir Risma Lepas Jabatan Wali Kota

Budi Sugiharto - detikNews
Senin, 28 Sep 2015 16:49 WIB
Tangis Warga dan Momen Terakhir Risma Lepas Jabatan Wali Kota
Foto: Budi Sugiharto
Surabaya - Usai serah terima jabatan kepada penjabat sementara walikota Surabaya, Tri Rismaharini, jalan kaki bersama pendukungnya yang sudah menghadang sejak pagi hari di depan Gedung Negara Grahadi, Senin (28/9/2015).

Risma dan mantan wakilnya Whisnu Sakti Buana menuju Balai Pemuda yang berjarak sekitar 200 meter dari Grahadi. Pendukung yang mayoritas para perempuan histeris saat ditemui Risma dan Whisnu.

(Foto: Budi Sugiharto/detikcom)
Pasangan yang kini dicalonkan kembali oleh PDIP di Pilkada Surabaya sempat memberikan wejangan atau pesan kepada pendukungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya titip Surabaya dijaga ya. Surabaya bisa diakui dunia ini juga berkat bapak ibu semua," kata Risma.

(Foto: Budi Sugiharto/detikcom)
Khusus kepada PKL, Risma juga menyampaikan permintaan maafnya atas kebijakan yang telah diambil untuk penataan kota agar tertib dan bersih.

"Saya juga minta maaf kepada PKL yang mungkin marah karena saya dianggap kasar dalam penataan kota. Tapi Surabaya bisa kayak sekarang karena juga sampean nurut dan ikut jaga. Matur nuwun sanget (terima kasih banyak), " kata Risma.

(Foto: Budi Sugiharto/detikcom)

Yang menarik, saat meninggalkan Grahadi itu di punggung Risma nangkring tas ransel warna hitam. Setelah bukan walikota, Risma juga menolak menggunakan fasilitas negara termasuk ajudan yang biasa mengawalnya.

(Foto: Budi Sugiharto/detikcom)
Di Balai Pemuda itulah, Risma dan Whisnu berpisah. Risma menumpang mobil Toyota Innova yang disewanya dan Whisnu bersama 4 orang pendukungnya menuju arah Ketabang Kali dengan jalan kaki.

"Selamat jalan bu, kami tunggu ibu lagi di balai kota. Never Say Goodbye," teriak Indah kepada Risma sebelum Innova yang ditumpanginya melesat meninggalkan Balai Pemuda. Dari balik jendela mobil, Risma melambaikan tangan. (gik/try)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini