"Secara pribadi saya pikir nggak perlu dipertandingkan soal nyanyian, tapi karena ini lomba nasional kan DKI harus berpartisipasi. Bagaimana lagu-lagu pujian itu bisa membawa kita lebih dekat kepada Tuhan. Kesedihan dan kesenangan bisa kita berikan kepada Tuhan," ujar Ahok.
Hal ini disampaikannya saat memberi sambutan dalam 'Acara Pelepasan Kontingen Provinsi DKI Jakarta ke Pesparawi Nasional ke XI Tahun 2015 di Ambon Maluku' di Ruang Balai Agung, Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2015). Rencananya, lomba Pesparawi (Pesta Paduan Suara Gerejawi) diadakan pada tanggal 1-10 Oktober 2015.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya nyanyinya baik kalau nggak ada musik. Kalau ada musik ketahuan ngaco. Saya suka nyayi kalau di rumah juga kalau lagi susah atau nggak enak hati. Dari bujangan saya suka lagu-lagu hymne atau lagu-lagu pendek," lanjutnya.
"Saya tentu berharap kontingen setiap menyanyikan lagu-lagu ibadah jadi rema. Saya ingin Pesparawi tampil bukan sekedar berlomba mendapatkan juara. Tapi bisa membawakan lagu ibadah dengan baik, menguasai firman Tuhan dengan baik. Kalau hanya seperti itu saya kira Pesparawi yang diciptakan itu tidak sesuai. Kalau nyanyi bagi saya lagu Gereja bukan untuk tujuan pertama dipertandingkan. Itu menurut saya," tutup Ahok. (aws/spt)











































