Asap Menggila, Anggota DPR: Tak Usah Gengsi Terima Bantuan Negara Lain

Asap Menggila, Anggota DPR: Tak Usah Gengsi Terima Bantuan Negara Lain

Danu Damarjati - detikNews
Senin, 28 Sep 2015 15:57 WIB
Asap Menggila, Anggota DPR: Tak Usah Gengsi Terima Bantuan Negara Lain
Foto: Chaidir Anwar Tanjung
Jakarta - Asap kebakaran lahan gambut dan hutan semakin menyiksa masyarakat, bahkan sampai mengundang reaksi dari negeri seberang. Dalam situasi seperti ini, Indonesia tak perlu gengsi menerima bantuan luar negeri.

"Kalau menurut saya nggak usah gengsi," kata Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmadi Noor Supit di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2015).

Saat ini, Indonesia dinilainya mempunyai anggaran minim untuk menanggulangi bencana. Menurut Ketua Badan Anggaran DPR ini, anggaran tersedot untuk penanggulangan kemiskinan, pendidikan dan kesehatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita nggak usah malu-malu mengakui anggaran kita belum cukup untuk mengatasi persoalan, apalagi bencana," kata Supit.

Anggota DPR dari daerah pemilihan Kalimantan Selatan ini menjabarkan anggaran penanggulangan bencana Indonesia relatif kecil. Ditambah lagi, bentang wilayah Indonesia sangat luas. Alat-alat canggihpun minim.

"Kalau Singapura, Malaysia, mereka mestinya ikut berpartisipasi dong, mereka kan punya alat-alat yang canggih juga. Mereka kalau ingin itu (asap hilang) ya sama-sama dong (memadamkan), namanya bencana, yang namanya bencana itu seluruh dunia mengharuskan untuk ikut berpartisipasi," tutur Supit.

Bukan berarti Indonesia harus mengemis bantuan untuk memadamkan api dan asap ke negara tetangga. Lebih tepat, Indonesia tak perlu menolak bantuan yang datang dari negara tetangga.

"Jadi kenapa tidak negara tetangga kita yang terkena dampak asap dan juga memberikan bantuannya maksimal di Indonesia," kata Supit. (dnu/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads