Kekeringan Landa Desa di Citeureup Bogor, Air Sungai Kotor Jadi Pilihan

Kekeringan Landa Desa di Citeureup Bogor, Air Sungai Kotor Jadi Pilihan

Grandyos Zafna - detikNews
Senin, 28 Sep 2015 15:50 WIB
Kekeringan Landa Desa di Citeureup Bogor, Air Sungai Kotor Jadi Pilihan
Foto: Grandyos Zafna/detikcom
Bogor - Tahun ini, musim kemarau berkepanjangan hampir melanda seluruh daerah di Indonesia. Tidak terkecuali terjadi juga beberapa desa di Citeureup, Bogor, Jawa Barat.

Musim kemarau yang berkepanjang mengakibatkan kekeringan, salah satunya di desa Tarik Kolot, Taringgul, Tangkolo, Unggal Kampung, Kecamatan  Citeureup, Kabupaten Bogor. Akibatnya sumur sebagain besar warga pun kering. Hal ini membuat warga terpaksa mencuci pakaian dan mandi di kali Citeureup yang airnya berwarna keruh akibat tercemar limbah pabrik.
foto: Grandyos Zafna/detikcom

"Sudah 3 bulan saya mencuci di kali ini," ucap Khodijah (60) warga Bojong Engsel, Citeureup, Minggu (27/9).

"Selain nyuci, saya juga pernah memandikan cucu saya di sini pas airnya lagi keruh banget. eh, pas abis mandi malah banyak binatang kecil di rambut cucu saya," tambahnya.
foto: Grandyos Zafna/detikcom

Senada dengan Khodijah, Siti Marsitoh (34) yang juga warga Kampung Bojong Engsel menyatakan hal yang sama. Kali Citeureup warnanya sering berubah. Terkadang sungai warnanya bisa jadi hitam, mirip air comberan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga pun berharap hujan segera turun di desa mereka agar sumur mereka dapat digunakan kembali. Selain itu warga juga berharap Pemerintah Kabupaten Bogor dapat memberikan bantuan air bersih.

(zaf/dra)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads