"Kalau jaminan pasti ada kan karena kita basisnya adalah NIK, jadi nggak ada lagi ganda. Dengan kita masuk di tahun 2015 ini datanya kita bekerja sama dengan Dukcapil sehingga data NIK nggak akan bisa ganda," kata Arie di Gedung DPRD, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2015).
Menurut dia, data otomatis terblokir jika digandakan. "Contoh, nama Arie Budiman pasti NIK-nya satu. Jadi sudah pasti keblokir kalau mau gandain," ujar dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Justru itu yang kita perbaiki di 2015, nggak bakal ada (daftar ganda) NIK-nya yang di akte kelahiran. Sebab bukan cuma NIK yang di KTP, data itu ada di kelurahan," kata Arie. (aws/aan)











































