Presiden Minta Keberadaan Jemaah Haji yang Belum Jelas Segera Dipastikan

Tragedi Mina

Presiden Minta Keberadaan Jemaah Haji yang Belum Jelas Segera Dipastikan

Ray Jordan - detikNews
Senin, 28 Sep 2015 12:05 WIB
Presiden Minta Keberadaan Jemaah Haji yang Belum Jelas Segera Dipastikan
Tragedi Mina (Foto: REUTERS/Ahmad Masood)
Jakarta - 41 jemaah haji asal Indonesia meninggal dan puluhan lainnya masih dinyatakan hilang akibat insiden di jalur 204 Mina, Arab Saudi pada Kamis (24/9) lalu. Presiden Joko Widodo meminta agar jemaah haji yang belum jelas keberadaannya itu segera dipastikan.

"Masih ada jemaah haji Indonesia yang sampai sekarang masih belum jelas keberadaannya, untuk dipastikan apakah masuk ke dalam keluarga (korban) Mina. Jadi Presiden terus menerus dilaporkan oleh Menteri Agama," ujar Kepala Staf Presiden Teten Masduki saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2015).

Sementara itu, Teten mengatakan, untuk pihak keluarga di Indonesia yang masih mencari tahu keberadaan anggota keluarga yang mengikuti haji tahun ini, bisa menghubungi pihak Kementerian Agama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya kira pada keluarga jemaah yang membutuhkan informasi soal perkembangan keluarga yang sampai saat ini belum jelas itu, bisa langsung terhubungkan dengan Menteri Agama," kata Teten.

Terkait korban yang meninggal dalam insiden itu, Teten mengatakan Presiden Jokowi terus mendapatkan laporan langsung dari Menteri Agama yang juga sebagai Amirul Hajj Indonesia, Lukman Hakim Saifudin. "Yang 15 orang kemarin sudah ada informasi yang cukup jelas dari Menteri Agama," kata Teten.

Sementara itu, Teten belum bisa memastikan apakah Presiden Jokowi sudah berkomunikasi dengan Raja Arab Saudi atas insiden ini. Dikatakan Teten, yang terpenting saat ini adalah pendataan korban dan komunikasi dengan pihak keluarga di Indonesia.

"Saya kurang tahu persis (soal Presiden sudah berkomunikasi dengan Raja Arab). Tapi memang Menteri Agama yang langsung di sana terus menerus memastikan semua pendataan, memastikan juga komunikasi lancar dengan keluarga di dalam negeri. Saya kira cukup," katanya. (jor/slm)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini