Fotografer dari berbagai belahan dunia menjepret keindahan gerhana bulan saat bulan purnama supermoon. Ada yang mengambil dari menara Eiffel di Paris, Prancis, ada juga yang menjepretnya di tengah menara masjid di Masir. Masing-masing memiliki ciri khas tersendiri.
Menurut National Aeronautics and Space Administration (NASA), fenomena ini adalah gabungan dari dua peristiwa alam, yakni gerhana bulan total dan supermoon. Supermoon adalah bulan purnama atau bulan baru yang posisinya berada di titik terdekat dengan garis khatulistiwa. Saat supermoon itu diameter bulan akan terlihat 14 persen lebih besar dari sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NASA menyebut, fenomena ini sangat jarang terjadi. Sejak tahun 1900, gerhana bulan supermoon hanya terjadi lima kali. Peristiwa ini terakhir kali terjadi pada tahun 1982. Kemungkinan besar, fenomena yang sama akan terjadi pada 2033.
Berikut sejumlah penampakan gerhana supermoon di berbagai belahan dunia:
Brighton, Inggris
|
Foto: reuters
|
Paris, Prancis
|
Foto: reuters
|
Mesir
|
Foto: reuters
|
California, Amerika Serikat
|
Foto: reuters
|
Las Vegas, Amerika Serikat
|
Foto: reuters
|
Halaman 2 dari 6











































