Suasana apel pagi terakhir bagi Risma dan Whisnu berjalan khidmat, tidak ada suasana tegang. Dalam amanah apelnya, Risma meminta berpesan agar seluruh PNS di lingkungan Pemkot Surabaya tetap memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat.
(Foto: Zainal Effendi/detikcom) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengimbau dengan tegas pada seluruh peserta apel agar dalam Pilkada Surabaya 2015 tidak perlu memberikan bantuan karena Kota Surabaya merupakan salah satu kota yang ditunjuk KPK sebagai Pilkada yang berintegritas.
"Saya berharap karena Surabaya ditunjuk pilkada berintegritas, saya dan pak wawali diawasi seluruh pejabat karena itu saya mohon dengan sangat tolong jangan lakukan hal hal yang merugikan Anda dan keluarga tolong jangan lakukan. Saya titip pesan tolong jaga integritas, tolong jangan berubah. Kalau terjadi sesuatu tidak hanya Anda tapi keluarga jenengan (Anda) sekalian juga jadi beban, kalau sekarang yang sudah baik tolong dijaga," papar dia.
(Foto: Zainal Effendi/detikcom) |
Usai apel, keduanya menyalami satu persatu peserta apel yang dihadiri pejabat, kepala dinas dan seluruh karyawan di lingkungan pemkot. "Sepurane yo. Sepurane," ujar Risma dan Whisnu sambil menyalami peserta apel.
(ze/try)












































(Foto: Zainal Effendi/detikcom)
(Foto: Zainal Effendi/detikcom)