Menurut National Aeronautics and Space Administration (NASA), fenomena ini adalah gabungan dari dua peristiwa alam, yakni gerhana bulan total dan supermoon. Supermoon adalah bulan purnama atau bulan baru yang posisinya berada di titik terdekat dengan garis khatulistiwa. Saat supermoon itu diameter bulan akan terlihat 14 persen lebih besar dari sebelumnya.
Kombinasi keduanya akan menghasilkan sebuah pemandangan yang indah. Bulan akan terlihat lebih besar dan dikombinasikan dengan warna merah akibat gerhana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penampakan terindah muncul ketika bulan memasuki bayangan bumi atau umbra. Fenomena gerhana bulan supermoon itu akan terjadi sekitar pukul 08.07 WIB sampai dengan 11.27 WIB atau pukul 20.00 malam sampai pukul 23.00 waktu Amerika Serikat. Dengan demikian, tidak bisa dinikmati di Indonesia.
NASA |
Saat ini, NASA sedang menyiarkan secara langsung penampakan gerhana supermoon tersebut. Namun sayangnya, tidak begitu jelas bentuknya karena terhalang awan dan kendala teknis. Namun astronaut NASA @StationCDRKelly yang sedang berada stasiun luar angkasa sempat memfoto bulan sebelum gerhana.
@StationCDRKelly |
Meski begitu, di beberapa lokasi lain foto yang diambil NASA cukup menarik. Ada foto yang ditangkap dekat Empire State Building dan Denver, Colorado. Di negara-negara lain pun gambar supermoon cukup indah dilihat.
NASAHQPhoto |












































NASA
@StationCDRKelly
NASAHQPhoto