"Orang tua tambah bawel, tambah cerewet lalu kita makin jauhin, dia tambah stres. Dia malah tambah dikucilkan padahal orang-orang yang mengalami demensia ini harusnya dia bisa ngerti biar dia bisa sembuh sebetulnya," ujar Ahok dalam acara Jalan Sehat Melawan Pikun di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (27/7/2015).
Apabila para lansia dijauhi karena faktor itu Ahok memperingatkan hal itu akan memperparah kondisi penderita Alzheimer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok menyebut apabila masyarakat mengetahui ciri-ciri penyakit Alzheimer, maka penyakit tersebut bisa dicegah agar tidak parah. Misalnya dengan pola hidup sehat dan seimbang dengan mengurangi konsumsi rokok, alkohol, berperilaku hidup bersih sehat, dan rutin berolahraga.
"Bisa bayangin orang tua bisa tambah stres ketika dia tidak mengerti sebelum mengenali 10 gejala ini. Nah suasana (gerak jalan) seperti ini makin banyak orang tahu makin banyak orang berbagi sehingga penyakit ini bisa dilawan," papar Ahok.
Sepuluh gejala itu ialah gangguan daya ingat, sulitnya fokus, sulit melakukan kegiatan yang familiar, disorientasi, sulit memahami visuospasial, gangguan komunikasi, lupa menaruh barang di tempat yang seharusnya, salah membuat keputusan, menarik diri dari pergaulan, dan berubahnya perilaku dan kepribadian.
"Para lansia dapat memanfaatkan berbagai ruang publik yang telah didirikan seperti taman lansia serta ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) sehingga kualitas hidup para lansia dapat terus terjaga. Pemprov DKI Jakarta juga mengadakan poco-poco setiap Jumat pagi untuk mencegah kepikunan di lingkungan PNS," kata Ahok. (slm/nrl)











































