Pantauan di lokasi, Minggu (27/9/2015) dua tenda milik dinas sosial Pemprov DKI dan dua tenda dari TNI berdiri tegak. Personel TNI dibantu dengan petugas Penanganan Prasarana Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Jembatan Besi bersiaga di sekitar tenda.
Tenda itu diperuntukan bagi warga yang rumahnya hangus terbakar. Di dalam tenda terdapat puluhan kardus mie instan dan baju layak pakai. Saat ini warga belum banyak yang mengungsi di tenda, mereka masih mencari sisa-sisa barang berharga dari puing-puing yang terbakar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Apriasih/detikcom |
Selain tenda bantuan ada juga Puskesmas yang siaga 24 jam. Puskesmas itu memang berada dekat dengan rumah warga yang terbakar. Banyak warga yang datang untuk memeriksa kondisi mereka dan meminta obat.
Foto: Apriasih/detikcom |
"Semalam di sini pakai ambulans, kalau Puskemas buka baru pagi ini. Kita buka posko 24 jam. Obat-obatanan kita ada, kita juga dari deket Puskesmas kecamatan, jadi kalau butuh nanti bisa ambil ke sana. Semalam Sudin Kesehatan juga sudah datang drop obat. Kalau peristiwa begini paling berisiko balita dan lansia, bagian saluran pernapasan dan diare. Tapi sekarang karena baru buka belum terdeteksi keluhan-keluhan terbanyak," kata dokter Puskesmas Kelurahan Jembatan Besi, dr Vivi Safitri.
Ada juga tenda dari parpol. Mereka mendata apa saja kebutuhan warga. "Kami catat apa saja yang diperlukan, nanti tinggal didrop (bantuan)," ucap salah satu petugas partai. (slm/nrl)












































Foto: Apriasih/detikcom
Foto: Apriasih/detikcom