5 Nelayan Korban Tabrakan Kapal di Kendal Ditemukan Tewas

5 Nelayan Korban Tabrakan Kapal di Kendal Ditemukan Tewas

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Sabtu, 26 Sep 2015 21:22 WIB
5 Nelayan Korban Tabrakan Kapal di Kendal Ditemukan Tewas
Ilustrasi (Foto: Rengga Sancaya)
Semarang - Pencarian lima korban tabrakan kapal nelayan Mugi Berkah dan kapal tongkang di perairan kendal akhirnya membuahkan hasil. Namun saat ditemukan, kelimanya sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Korban ditemukan tidak jauh dari 20 mil perairan Kendal atau dekat dengan lokasi kejadian. Korban yang pertama kali ditemukan adalah Supriyono warga Pidodo Kulon kemudian  empat korban lain yaitu  Muhlisin warga Korowelang Anyar, Muhson warga Korowelang Kulon, Suratman warga Pidodo Wetan, dan  Sapawi warga Pidodo Wetan.

Sekretaris BPBD Kabupaten Kendal, Arif Masrukin mengatakan saat ditemukan, kondisi jenazah korban ditemukan mengenaskan karena mengambang dan sudah membusuk sehingga sulit dikenali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jenazah sudah dalam keadaan hancur dan sulit dikenali. Meski demikian berkat nelayan yang membantu, korban bisa dikenali identitasnya," kata Arif, Sabtu (26/9/2015).

Setelah ditemukan, jenazah dibawa ke RSUD dr Soewondo Kendal untuk identifikasi agar bisa segera dikembalikan ke pihak keluarga.

Diketahui Kapal Nelayan Mugi Berkah tertabrak kapal tongkang hari Rabu (23/9) siang. Kapal yang mengangkut 19 nelayan itu tertabrak tongkang yang ditarik  kapal ekspres 1.

Para nelayan tertarik jaring dan tercebur ke laut sedangkan kapal mereka hancur. Tiga nelayan yang ditemukan  meninggal saat itu adalah Bonari (65)  warga Korowelang Anyar, Solekhan (60), warga Pidodo Wetan, dan Sinuwun (55)  warga Pidodo Kulon.

Sembilan orang lainnya yang selamat adalah nahkoda bernama Nasmo, Solekan, Sugiman, Sukiyo, Sukat, Sinur, Supono, Sodik, Subandrio, Mujad, dan Murjono. Lima yang hilang kemudian dicari oleh tim SAR gabungan, Satpolair Kendal, dan dibantu Nelayan.

(alg/Hbb)


Berita Terkait