Secara langsung Ketua Bidang Dakwah Persis Pusat sekaligus Pelaksana harian Ketua Umum Wawan Sofwan dan Sekretaris Umum Persis Irfan Safrudin menyampaikan keterangan resmi kepada wartawan di Kantor Pusat Persis, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Sabtu (26/9/2015).
"Secara resmi hari ini kami baru mengumumkan informasi yang kami dapat dari petugas pembimbing kloter 59 dan 61 JKS," ujar Wawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mendapatkan data sebanyak 17 orang yang diperkirkan meninggal. Ini laporan dari pembimbing utama atas dasar kesaksian jemaah yang melihat," ujar Irfan menambahi.
Irfan menambahkan, 17 orang tersebut berasal dari kloter 61 JKS. Sementara Kloter 59 semuanya diinformasikan selamat.
"Untuk kloter 61 JKS yang selamat yakni- rombongan 2, 3, 5 dan 7. Yang diperkirakan ada yang meninggal dari kelompok 4, 8 dan 9 itu hasil informasi dari koordinator utama," jelas Irfan.
Namun demikian, pihaknya masih menunggu kepastian laporan resmi dari Pemerintah Saudi Arabia dan Kementrian Agama RI.
"Kami menyampaikan ini dari infromasi koordinator kami di sana. Per hari ini atas informasi kesaksian dari jamaah. Kami menanti informasi resmi dari pemerintah Saudi Arabia maupun Kemendag," tandasnya.
Data dari KBIH Persis berbeda dengan yang dirilis pemerintah Indonesia. Data resmi dari pemerintah Indonesia menyebutkan korban wafat jemaah haji Indonesia berjumlah 3 orang. Sementara yang luka-luka berjumlah 6 orang dan sedang menjalani perawatan di RS Arab Saudi.
(avi/erd)











































