"(Bahas) Soal berantas narkotika, terus kita juga bicara soal pinjam gedung. Tadinya kita pinjamkan untuk Bareskrim dan (kalau sudah) selesai mau pinjamkan untuk polisi, tapi enggak jadi," ujar Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (25/9/2015) malam.
"Kalau DPRD setuju, kenapa enggak kita pinjamkan untuk BNN kan belum ada kantor," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terus kita juga bicara soal tempat hiburan malam yang ingin kita tutup. Dua kali ketemu (peredaran narkoba), kita tutup selamanya seperti zamannya Suhardi Alius," lanjutnya.
"Enggak ada (aturannya demikian), tapi kesepakatan berdua saja biar berani tindak tegas," tutup Ahok. (aws/imk)











































