Polrestabes Surabaya menugaskan 22 anggotanya untuk mengawal dua paslon, Rasiyo-Lucy dan Risma-Whisnu. Mereka mendapat tugas mengawal lekat paslon hingga selesainya Pilkada.
"Pemberian pengawalan bagi paslon merupakan komitmen kami untuk memberikan jaminan keamanan dalam menjalankan aktivitas selama berlangsungnya pilkada," kata Kapolrestabes Surabaya Yan Fiti Halimansyah kepada wartawan seusai deklarasi siap dipilih siap tidak dipilih di Gedung Bhara Wira Sasana Polrestabes Surabaya, Jumat (25/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Itu berarti masing-masing paslon akan dikawal oleh 8 walpri, 2 bamin, dan 1 cadangan walpri. 8 walpri sendiri terdiri dari 2 polwan dan 6 polisi laki-laki (polki).
Selain pengawal pribadi, polisi juga menyerahkan 4 mobil patwal. Maisng-masing paslon akan mendapatkan 2 mobil patwal. Dua sopir sudah disiapkan untuk bergantian melayani paslon dalam beraktivitas di lapangan.
"Kami harapkan Surabaya tetap kondusif selama berlangsungnya pilkada. Kami bersama TNI siap bekerjasama dengan masyarakat untuk menciptakan pemilu damai," tandas Yan Fitri. (iwd/imk)










































