Kabar duka itu diperoleh dari anak Ardani yang juga sedang berada di Tanah Suci. Awalnya keluarga memperoleh kabar bahwa Ardani dirawat di sebuah rumah sakit. Namun kemudian anak Ardani yakni Taufik Arifianto mengabarkan sang ayah meninggal dunia.
"Kita baru tahu meninggalnya pas jam dua belas malam (Kamis). Sore itu sudah ada kabar tapi belum meninggal," ujar keponakan Ardani, Hapsoro di rumah duka di Kenteng, Nogotirto, Gamping, Sleman, Jumat (25/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hapsoro menceritakan, Ardani adalah seorang pensiunan TNI AU berpangkat Letkol dan terakhir bertugas di Basarnas Jakarta. Keluarga mengaku telah ikhlas dan bersama para tetangga telah menggelar salat gaib.
"Takmir Masjid Kenteng sepakat, setelah salat Jumat melakukan salat Gaib. (Ardani) dimakamkan di sana," ujar salah seorang kerabat Muhammad Wahidan Alwi di rumah duka Kenteng, Nogotirto, Gamping, Sleman.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Kemenag tentang Ardani. Informasi resmi dari Kemenag hingga saat ini adalah ada 3 WNI yang menjadi korban tewas. (sip/imk)











































