Hal itu diungkapkan oleh Nanang (30), warga Kecamatan Banyuurip, Purworejo, yang dihubungi detikcom pukul 21.10 WIB, Jumat (25/09/2015). Dia mengaku merasakan gempa selama beberapa detik.
"Tadi lagi di luar rumah, terus ada lemari di luar yang tidak dipakai tiba-tiba kebuka. Tadi kerasa sekitar jam 20.34 WIB dan tidak terlalu kenceng gempanya," kata Nanang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang-orang yang ada di dalam rumah keluar semua, teriak-teriak gempa, karena trauma mungkin," imbuh Nanang.
Di Yogyakarta sendiri, guncangan gempa terasa cukup keras. Kaca jendela bergetar dan papan baliho bergoyang akibat guncangan. (imk/imk)











































