Dede Shock Dikabari 4 Anak dan Menantu Jadi Korban Tragedi Mina

Tragedi Mina

Dede Shock Dikabari 4 Anak dan Menantu Jadi Korban Tragedi Mina

Deden Rahadian - detikNews
Jumat, 25 Sep 2015 20:43 WIB
Dede Shock Dikabari 4 Anak dan Menantu Jadi Korban Tragedi Mina
Ustaz Dikdik dan istri, Ira Kusmira (Foto: Istimewa)
Banjar - Dede Herlan (63), warga Cikabuyutan Barat, Pataruman, Banjar, Jawa Barat, tak kuasa menahan haru. Dia mendapat kabar 2 anak dan 2 menantu jadi korban tragedi Mina. Dari jauh, dia hanya bisa berdoa.

"Ditelepon oleh anak saya, Irfan (Firdaus), yang selamat. Katanya, 2 anak dan 2 menantu wafat di sana," kata Dede di rumah duka, Jumat (25/9/2015). Komunikasi via telepon antara Dede dan Irfan dilakukan sore tadi.

Dua anak Dede yang yang jadi korban tragedi Mina adalan Atang Gumawang dan Ira Kusmira. Sedangkan menantu yang jadi korban adalah Ima Rusmawati (istri Atang) dan Dikdik Muhammad Tasdik (suami Ira). Sementara itu, selain Irfan, korban selamat dalam rombongan keluarga ini istrinya, Siska, dan Ati Rohyani (kakak Irvan). Rombongan ini berangkat melalui kloter JKS-61.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ustaz Dikdik dan rombongan (Foto: Istimewa)
"Anak-anak dan menantu sengaja ikut lempar jumroh lebih awal," kata Dede.

Kabar meninggalnya Dikdik juga disampaikan Mahad Utsman bin Affan Jakarta, tempat Dikdik mengajar. "Beliau hari ini dikabarkan wafat di Mina. Ketawaduan dan keshalihan beliau masih sangat jelas terbayang oleh kami," tulis keluarga besar Mahad Lughoh dan Tahfidz Utsman bin Affan Jakarta dalam ucapan duka citanya melalui pesan singkat.

Dede Herlan (Foto: Deden Rahadian/detikcom)
Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan dari Kemenag maupun Arab Saudi terkait nasib Dikdik dan rombongan. Data resmi Kemenag menyebutkan 3 jemaah Indonesia meninggal yaitu jemaah dari Probolingga 2 orang dan 1 dari Pontianak. Sementara 225 jemaah dikabarkan belum kembali ke maktab di Mina Jadid. Namun apakah mereka menjadi korban tragedi Mina belum diketahui karena bisa jadi mereka tersesat, mengunjungi kerabat ke maktab lain, beribadah di Masjidil Haram atau kembali ke hotel. (try/nrl)


Berita Terkait