"Kami terus berupaya mencari korban yang akan melontar jumroh dengan cara membentuk tim khusus," kata Kepala Daker Makkah Arsyad Hidayat dalam jumpa pers di Makkah, Arab Saudi, Jumat (25/9/2015).
Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan berkomunikasi dengan para jemaah haji dan menelusuri setiap rumah sakit di Makkah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk hari ini kami mohon tidak lempar jumroh pada 13.00 waktu Arab Saudi sampai pukul 16.00 sore, demikian juga untuk besok tidak lontar jumroh pukul 13.00 sampai 16.00 sore," terangnya.
Hingga saat ini jemaah haji Indonesia yang hilang alias belum kembali ke tendanya di Mina Jadid sebanyak 225 orang. Ada dugaan mereka kembali ke hotel mereka di Makkah. (tfq/nrl)











































