Polda Kaltim Selidiki Pelaku Pembunuhan Hewan Langka Beruang Madu

Polda Kaltim Selidiki Pelaku Pembunuhan Hewan Langka Beruang Madu

Idham Kholid - detikNews
Jumat, 25 Sep 2015 15:33 WIB
Polda Kaltim Selidiki Pelaku Pembunuhan Hewan Langka Beruang Madu
Foto: istimewa/twitter
Jakarta - Kapolda Kalimantan Timur Irjen Safaruddin mengatakan telah mendapat informasi terkait adanya pembunuhan hewan langka beruang madu yang membuat heboh publik. Safaruddi mengatakan, dirinya telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan penyelidikan.

"Iya saya sudah dapat informasi, katanya kejadiannya di Kutai Kertanegara. Tapi kan itu masih info. Saya sudah perintahkan anggota untuk melakukan penyelidikan, di mana dan siapa tepatnya. Kita cek, siapa dan di mana," kata Safaruddin saat dihubung detikcom, Jumat (25/9/2015).

"Anggota sedang bekerja untuk itu," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Safaruddin menjelaskan pihaknya juga akan menyelidiki dengan menggunakan teknologi yang ada. Sebab dengan adanya foto yang diunggah, pihaknya juga menelusuri pelaku dengan memanfaatkan teknologi.

"Secara teknologi kita selidiki siapa orang itu (pelaku), di lapangan sudah saya perintahkan selidiki dengan teknologi,"

Selain itu, lanjutnya, polisi juga berkoordinasi dengan lembaga-lembaga terkait seperti Badan Lingkungan Hidup Provinsi, TNI, dan lembaga-lembaga lintas sektorat lainnya untuk menelusuri pembunuhan hewan langka tersebut.

Safaruddin juga mengimbau kepada masyarakat untuk menyampaikan ke polisi dan petugas jika ada yang mendapatkan informasi terkait pembunuhan beruang madu itu.

"Kalau ada masyarakat yang punya info, silakan sampaikan ke saya. Nomor saya juga sudah saya sebarkan ke masyarakat, silakan kasih info ke saya di 08115922800," pungkasnya.

Sebelumnya, Publik geger dengan insiden pembunuhan hewan langka beruang madu. Gara-garanya, ada seseorang berinisial R yang mengaku-ngaku PNS di Kalimantan Timur mengupload foto di facebook-nya tengah menguliti beruang madu yang dilindungi UU.

Komentar kecaman datang di media sosial dan terus menyebar. Mulai dari di facebook, twitter, path, sampai instagram. Banyak pengguna media sosial mengecam apa yang dilakukan R yang mengaku bekerja di dinas kependudukan dan catatan sipil itu.

"#beruangmadu maskot @KotaBalikpapan salah 1 hewan yg dilindungi.memburu/membunuhnya langgar UU 5/1990," kicau @topanesia, seperti dikutip detikcom, Jumat (25/9/2015).

"slamatkan beruang madu.... pemburunya upload di facebook kemarin!!!:" kicau @okirusmana. (idh/dra)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads