Bertemu BNP2TKI, Bupati Nunukan Curhat Soal TKI dan Oknum Imigrasi Bandel

Bertemu BNP2TKI, Bupati Nunukan Curhat Soal TKI dan Oknum Imigrasi Bandel

Septiana Ledysia - detikNews
Jumat, 25 Sep 2015 12:18 WIB
Bertemu BNP2TKI, Bupati Nunukan Curhat Soal TKI dan Oknum Imigrasi Bandel
Foto: Septiana/detikcom
Jakarta - Nunukan sebagai wilayah di Indonesia yang paling dekat dengan Malaysia, selalu menjadi pintu keluar masuk para TKI tanpa kelengkapan dokumen. Berbagai cara dilakukan pemerintahan daerah untuk memberantas masalah itu namun tidak berhasil.

Untuk itu, saat bertemu dengan rombongan BNP2TKI, Bupati Nunukan Drs H Basri bercerita masalah tersebut ke Kepala BNP2TKI Nusron Wahid.

"Warga kami banyak tidak punya KTP dari Malaysia lalu-lalang bekerja di Malaysia dan kami di sini suka tidak suka kena imbasnya. Lalu saat saya ke Malaysia saya melihat pekerja kita tinggal di satu barak ramai itu malu kaya kena tampar kita," ujar Basri kepada rombongan, di Nunukan, Jumat (25/9/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Basri menuturkan, pihaknya juga ingin mengoreksi pihak Imigrasi yang terlalu mudah memberikan paspor dan izin. Padahal seharusnya mereka harus melihat lebih dulu bagaimana kelengkapan dan kondisi pemohon.

"Saya mau koreksi ke Imigrasi jangan sembarangan kasih paspor. Jangan orang pelawat dikasih padahal dia orang miskin dan tidak ada pekerjaan. Itu jadi pintu masuk bolak-balik dari Nunukan," terang Basri.

Basri juga mengatakan, pihaknya meminta bantuan pemerintah pusat terkait persoalan tersebut. Dirinya pun mengaku siap memfasilitasi pemerintah pusat khususnya BNP2TKI untuk mengurusi persoalan tersebut.

"Kami siap memfasilitasi Bapak dan membantu Bapak. Intinya bagaimana TKI ini kita rapikan. Kalau TKI bekali sebagai TKI yang dilengkapi administrasi. Kalau untuk kebutuhan medical check up para TKI kami juga sudah siap RS," terang Basri.

"Pokoknya dari hulu kita perbaiki dan hilirnya kita rapikan. Soalnya para pekerja di sana setahun saja sudah belagu sudah lupa negara sendiri," tegas Basri. (spt/slm)


Berita Terkait