"Hingga saat ini, Kemlu, pihak KBRI terus berkoordinasi dengan Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) dan otoritas Arab Saudi," kata Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Bantuan Hukum Indonesia (PWNI & BHI) Lalu Muhammad Iqbal, Jumat (25/9/2015).
Baca juga: Begini Gambaran Tragedi Mina yang Tewaskan 717 Jemaah Haji
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kejadian ini merupakan insiden paling fatal yang terjadi selama 25 tahun terakhir. Raja Salman memandang perlunya peningkatan manajemen pengelolaan para jemaah.
"Butuh perbaikan level organisasi dan manajemen dari pergerakan (jemaah)," kata Raja Salman.
Menteri Kesehatan Saudi, Khaled al Falih menyatakan tabrakan massa karena para jemaah bergerak tanpa menghiraukan jadwal yang ditentukan otoritas. Dari Iran, pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei menyatakan pemerintahan Saudi harus menerima tanggung jawab besar dari bencana ini. Iran kehilangan 95 jiwa warganya.
(yds/Hbb)











































