"Tidak secara khusus, tadi sebelum dan sesudah salat. Kebetulan saja, kami atau panitia nggak mengatur (kedatangan Teten -red)," ucap Ketua Umum DPP Golkar (Ancol) Agung Laksono kepada detikcom, Kamis (24/9/2015).
Agung mengatakan, umumnya jamaah yang kebetulan bertemu dan saling kenal, maka pasti menyapa dan berbincang ringan. Tidak ada pertemuan atau pembicaraan khusus di kantor Golkar yang berada di Slipi itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya saya kira nggak perlu saya sampaikan apa yang dibicarakan, tapi berkangen-kangenan saja sudah lama nggak ketemu. He he," imbuhnya santai.
Agung menerangkan, di kantor DPP Golkar memang rutin diadakan salat Id baik Idul Fitri maupun Idul Adha. Masyarakat sekitar secara terbuka bisa bergabung untuk salat bahkan ikut berkurban.
"Ada hewan kurban yang dititipkan ke kami dari teman-teman pengurus DPP maupun simpatisan Golkar. Ternyata meskipun (Golkar) sedang konflik, banyak juga yang dititipkan. Sapi besar sampai 14 ekor dan belasan kambing," terang Agung.
"Jadi kami bergembira termasuk dengan kehadiran Pak Teten," imbuhnya.
(bal/tor)











































