Asap Pekat Terus Selimuti Palangkaraya, Warga Waswas

Asap Pekat Terus Selimuti Palangkaraya, Warga Waswas

Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
Rabu, 23 Sep 2015 17:59 WIB
Asap Pekat Terus Selimuti Palangkaraya, Warga Waswas
Foto: Istimewa
Jakarta - Kondisi asap di Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng), naik turun. Kadang pekat, kadang relatif bersih. Namun dalam beberapa hari terakhir, kondisinya kian pekat.

Biasanya ketebalan asap di Palangkaraya hanya terjadi di pagi hari dan sore hari. Namun hari ini, asap pekat bertahan dari pagi hingga sore hari. Jarak pandang terbatas.

Masjid Raya Palangkaraya nyaris tidak kelihatan. Begitu pula dengan salah satu ikon kota, Bundaran Besar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Asap semakin parah dalam beberapa hari terakhir, rasanya sudah tidak kuat," kata warga Palangkaraya, Yani, saat dikonfirmasi, Rabu (23/9/2015).

Asap pekat juga melanda kawasan lainnya di Kalimantan Tengah seperti di Sampit, Pangkalan Bun, Pulang Pisau, dan kabupaten lainnya.

(Foto: Istimewa)
"Kita terus berupaya memadamkan api menghilangkan asap. Kita bekerjasama dengan semua pihak," kata Penjabat Gubernur Kalteng, Hadi Prabowo, kepada wartawan di Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (23/9/2015).

Hadi mengungkapkan meski dana penanganan asap dari pusat hingga saat ini belum turun, upaya pemadaman terus dilakukan. "Dana dari pusat belum turun. Kita masih menggunakan dana APBD," tandas mantan Sekretaris Daerah Jateng ini.

Pemadaman kebakaran lahan dilakukan dari darat dan udara. Khusus dari udara, 2 helikopter dikerahkan. Helikopter Kamov RCIJ berkapasitas sebanyak 5 ribu liter, melakukan 24 kali bombing di wilayah Kuala Kapuas dan Pulang Pisau. Helikopter MI-8 berkapasitas 4 ribu liter, melakukan 44 kali bombing di wilayah Tanjung Puting. (try/nrl)


Berita Terkait