"Saya keluar cari angin. Habis tenda saya panas," tuturnya saat ditemui usai kejadian, Selasa (22/9/2015).
Sunarya lalu duduk-duduk di tenda kosong yang berada di samping tendanya. Saat angin kencang tiba, tenda tempat Sunarya mencari angin pun roboh.
"Belum sempat kabur Mas," katanya.
Akhirnya Sunarya tertimpa atap tenda berupa terpal berwarna putih. Dia merangkak di dalam timbunan tenda yang roboh mencari jalan keluar.
"Saya cari celah antara tenda yang roboh itu lalu keluar," katanya santai sambil senyum-senyum
Kisah lain dituturkan oleh Muhammad Abdullah Misan yang berasal dari Jakarta. Dia beserta rombongannya nyasar dalam perjalanannya dari Makkah ke Arafah karena tidak tahu jalan.
Namun hikmah di balik itu adalah Misan tidak berada di dalam tenda saat roboh. Saat tenda roboh Misan belum tiba.
"Pas waktu sampe tenda sudah roboh," tuturnya.
Misan sempat sebal karena datang terlambat. Namun sekarang dia bersyukur tidak berada di dalam tenda saat roboh.
(gah/rvk)











































