Surya Paloh Tak Ingin Pemimpin Lupa Komitmen

Surya Paloh Tak Ingin Pemimpin Lupa Komitmen

Danu Damarjati - detikNews
Rabu, 23 Sep 2015 03:32 WIB
Surya Paloh Tak Ingin Pemimpin Lupa Komitmen
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyatakan kepercayaannya pada Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla karena konsisten bekerja untuk negara. Dia bersyukur karena Indonesia tidak diberi pemimpin inkonsisten.

"Maka berbahagialah kita ketika memiliki pemimpin yang mampu konsisten memberikan pengorbanan dan keteladanan yang baik kepada bangsa dan negaranya," kata Paloh dalam pidato penutupan Rakernas III NasDem di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (23/9/2015).

Dia menyatakan mendukung langkah Jokowi dalam membangun infrastruktur hingga kemandirian pangan. Paloh optimis cita-cita bangsa bakal terwujud.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tetapi aneh (bila) semakin jauh dari harapan, karena kita mengingkari kondisi objektif," kata Paloh.

Bila negara ini dipimpin oleh orang inkonsisten, maka cita-cita bangsa menjadi sulit terwujud. Pemimpin seharusnya harus konsisten mengabdi kepada rakyat, bukan kepada kepentingan pribadi atau kelompok jangka pendek.

"Tetapi sayang seribu sayang ketika pemimpin inkonsisten, lupa pada komitmennya. Bukan lagi alat perubahan, dia menjadi fungsi pemberat. Di sinilah kita mengelus dada, kurang baik nasib kita mendapat pemimpin model seperti ini," kata Paloh.

Dia menegaskan, NasDem bakal menghindari politik kepentingan jangka pendek. 'Api idealisme' NasDem bakal dijaga demi kepentingan orang banyak.

"Pak Wapres Jusuf Kalla sahabat Partai NasDem, kami menitipkan harapan kepada Bapak Wapres bersamaan Presiden Jokowi. Duet ini adalah duet terpenting bagi kepentingan bangsa ini," ujar Paloh dalam acara yang dihadiri JK ini.

Rakernas dua hari ini sendiri adalah dalam rangka membekali para calon kepala daerah dari NasDem yang akan mengikuti ajang Pilkada serentak 2015. Mereka 255 orang yang merupakan calon pemimpin daerah masing-masing diimbau Paloh agar bisa menghadapi segala hasil akhir nanti.

"Berkompetisilah secara 'gentleman' dan harmoni. Hasilnya kita bisa menang, bisa kalah, tapi sahabat dan kawan jangan pernah hilang karena kompetisi ini sendiri," pesan Paloh.

(dnu/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads