Data Sementara, Badal Haji 222 Jemaah dan Safari Wukuf 152 Orang

Haji 2015

Data Sementara, Badal Haji 222 Jemaah dan Safari Wukuf 152 Orang

Gagah Wijoseno - detikNews
Selasa, 22 Sep 2015 19:22 WIB
Data Sementara, Badal Haji 222 Jemaah dan Safari Wukuf 152 Orang
Foto: Gagah Wijoseno/detikcom
Jakarta - Salah satu layanan yang diberikan pada jemaah Indonesia adalah badal haji dan safari wukuf. Badal haji diberikan pada jemaah yang tidak mampu wukuf di arafah karena wafat atau sakit keras. Sedangkan safari wukuf diberikan pada jemaah sakit tapi mampu dibawa ke arafah dengan bus khusus.

"Pada tahun ini sampai jam 12.00 tadi jemaah badal haji 222 jemaah. Safari wukuf 152 orang," tutur Kepala Daker Makkah Arsyad Hidayat dalam jumpa pers di kantornya, Selasa (22/9/2015).

Jumlah ini masih dinamis, mengikuti perkembangan di lapangan sehingga bisa bertambah atau berkurang. Data ini akan diupdate setelah pembadal dan peserta safari wukuf diberangkatkan besok hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Badal dan safari wukuf akan diupdate. Akan berangkat ke Arafah besok siang setelah zuhur," kata Arsyad.

Jemaah haji yang wafat atau sakit keras hajinya akan dibadalkan oleh pemerintah. Berikut kriteria jemaah haji yang dibadalkan oleh pemerintah tanpa biaya tambahan sepeserpun:

1. Meninggal dunia di asrama haji, dalam perjalanan dan meninggal di arab saudi sebelum wukuf.
2. Sakit tergantung alat atau di ICCU atau tidak mampu disafari wukufkan.
3. Mengalami gangguan jiwa. Sesuai keterangan tim kesehatan.

Petugas haji yang akan membadalkan terdiri dari tenaga musiman di Arab Saudi. Ada beberapa kriteria orang yang

boleh membadalhajikan orang, yakni:

1. Mengajukan permohonan dan dilakukan seleksi oleh tim.
2. Sudah haji dan membuat pernyataan tidak sedang membadalkan orang lain.
3. Melaksanakan tugas dengan amanah dan dapat dipertanggungjawabkan. (gah/rvk)


Berita Terkait