Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan, berdasarkan evaluasi pada Senin (21/9) sekitar pukul 20.00 WIB, tidak ada titik panas yang teridentifikasi di Riau. Kota Pekanbaru dan beberapa daerah sekitarnya turun hujan sehingga jarak pandang semakin membaik.
"Jika sebelumnya (jarak pandang) hanya 100-500 meter, saat ini sudah mencapai 7 km," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Selasa (22/9/2105).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk operasi yang dilakukan melalui jalur darat dan udara, berhasil memadamkan lahan seluas 4.782 hektar. Terbaru, 340 titik api dapat dipadamkan.
"Dari sisi penegakan hukum, ada 46 kasus yang ditemukan dengan 53 orang tersangka dan 21 perusahaan yang disidik," ujarnya.
Sementara untuk wilayah Jambi, saat ini masih ada 12 titik panas yakni di 8 titik di Muaro Jambi, 2 titik di Tebo dan 2 titik di Batanghari. Jarak pandang terendah 300-5.000 meter.
"Hujan berpotensi terjadi hampir merata di wilayah Jambi," kata Sutopo.
Sementara Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Jambi masih tidak sehat di mana kini masih berada di angka 141. Untuk penderita ISPA tercatat masih ada 20.826 orang. Operasi penanganan pemadaman via udara telah menghabiskan garam 900 kg untuk hujan buatan di Muaro Jambi. Sementara operasi darat telah berhasil memadamkan 7.221 hektar dan lahan yang masih berasap seluas 269 hektar.
"Bidang penegakan hukum, 16 kasus ditangani dengan 27 orang ditetapkan tersangka," tutupnya. (khf/Hbb)











































