BNPB: Kualitas Udara Riau dan Jambi Membaik

BNPB: Kualitas Udara Riau dan Jambi Membaik

Nur Khafifah - detikNews
Selasa, 22 Sep 2015 09:30 WIB
BNPB: Kualitas Udara Riau dan Jambi Membaik
Foto: Chaidir Anwar Tanjung
Jakarta - Operasi penanganan kabut asap mulai membuahkan hasil. Kualitas udara di Riau dan Jambi kini mulai membaik.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan, berdasarkan evaluasi pada Senin (21/9) sekitar pukul 20.00 WIB, tidak ada titik panas yang teridentifikasi di Riau. Kota Pekanbaru dan beberapa daerah sekitarnya turun hujan sehingga jarak pandang semakin membaik.

"Jika sebelumnya (jarak pandang) hanya 100-500 meter, saat ini sudah mencapai 7 km," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Selasa (22/9/2105).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jarak pandang di Kota Pekanbaru sejauh 7 km. Kota Rengat 6 km, Dumai 5 km dan Pelalawan 2,5 km. Sementara kualitas udara kini sudah berada dalam level sedang hingga baik. Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Rumbai 67, Minas 70, Duri Camp 51, Dumai 55, Bangko 52, Libo 40 dan Petapahan 52. Sementara itu jumlah warga yang terserang penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) sebanyak 30.144 jiwa.

Untuk operasi yang dilakukan melalui jalur darat dan udara, berhasil memadamkan lahan seluas 4.782 hektar. Terbaru, 340 titik api dapat dipadamkan.

"Dari sisi penegakan hukum, ada 46 kasus yang ditemukan dengan 53 orang tersangka dan 21 perusahaan yang disidik," ujarnya.

Sementara untuk wilayah Jambi, saat ini masih ada 12 titik panas yakni di 8 titik di Muaro Jambi, 2 titik di Tebo dan 2 titik di Batanghari. Jarak pandang terendah 300-5.000 meter.

"Hujan berpotensi terjadi hampir merata di wilayah Jambi," kata Sutopo.

Sementara Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Jambi masih tidak sehat di mana kini masih berada di angka 141. Untuk penderita ISPA tercatat masih ada 20.826 orang. Operasi penanganan pemadaman via udara telah menghabiskan garam 900 kg untuk hujan buatan di Muaro Jambi. Sementara operasi darat telah berhasil memadamkan 7.221 hektar dan lahan yang masih berasap seluas 269 hektar.

"Bidang penegakan hukum, 16 kasus ditangani dengan 27 orang ditetapkan tersangka," tutupnya. (khf/Hbb)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads