Peristiwa bermula ketika sopir Go-Jek yang berstatus sebagai mahasiswa itu ke depan Stasiun Kebayoran Lama pada pukul 16.00 WIB, Senin (21/9).
"Kemudian ditegor oleh tukang ojek pangkalan," kata Kasubag Humas Polres Jaksel Kompol Aswin dalam keterangannya kepada detikcom, Selasa (22/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korban diteriaki maling kemudian dipukul," ungkapnya.
Beredar informasi, korban sempat dipukul dengan bambu dan ditendang. Namun Aswin menegaskan tidak ada pemukulan tersebut.
"Berdasarkan pengakuan korban, dia tidak dipukul dan barang bukti bambunya juga tidak ada serta tidak ada saksinya. Korban hanya menginformasikan saja ke teman-temannya," jelasnya.
Menurut Aswin, korban juga sempat menginformasikan kejadian tersebut ke grup komunitasnya dan mengimbau untuk berhati-hati.
"Temen-temen Go-Jek pada berdatangan. Setelah dibawa ke Polsek Kebayoran Lama, pengemudi Go-Jek atas nama Marcel tidak membuat laporan demikian juga kawan-kawannya sudah membubarkan diri," tutupnya.
(mei/Hbb)










































