Komplotan Perampok Sevel Tiru Aksi Perampokan Minimarket di TV

Komplotan Perampok Sevel Tiru Aksi Perampokan Minimarket di TV

Mei Amelia R - detikNews
Senin, 21 Sep 2015 21:37 WIB
Komplotan Perampok Sevel Tiru Aksi Perampokan Minimarket di TV
Foto: Rini/detikcom
Jakarta - Trio perampok 7Eleven di kawasan Tebet, Jaksel yang berhasil dibekuk polisi ternyata sebelumnya merupakan geng jambret. Mereka mulai coba-coba merampok di 7Eleven, meniru dari televisi yang menayangkan aksi perampokan di minimarket.

"Mereka pengakuannya baru satu kali itu saja melakukan perampokan. Mereka sering melihat televisi yang menayangkan berita perampokan minimarket kemudian ditiru oleh mereka ini," jelas Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Eko Hadi Santoso kepada detikcom, Senin (21/9/2015).

Tiga pelaku yang berhasil ditangkap yakni Ibrahim alias Boim (24), Syuhada alias Ada (21) dan Obet (31). Sementara satu pelaku lainnya bernama Dicky masih diburu polisi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tersangka Boim merupakan residivis kasus penjambretan yang sudah dihukum 2 kaliย  di Rutan Salemba tahun 2006 dan 2010," ungkap Eko.

Terpisah, Kanit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Handik Zusen mengatakan, para tersangka ini bersekawan.

"Mereka hidup berpindah-pindah ngekos. Awalnya mereka melakukan pencopetan, kemudian menjabret, lalu ningkat mencuri handphone atau uang di kos-kosan," terang Handik.

Para tersangka mengaku melakukan aksi perampokan setelah melihat pemberitaan di televisi tentang sejumlah aksi perampokan di minimarket. "Mereka melihat di televisi, banyak perampok minimarket ini berhasil, lalu mereka coba-coba melakukan aksinya di 7Eleven," tutur Handik.

Aksi perampokan di 7Eleven itu diotaki oleh Boim. Motifnya, karena himpitan ekonomi. "Mereka ini pemakai, sehingga ketergantungan. Pekerjaan enggak punya kemudian dia melakukan kejahatan untuk beli narkoba," tuntasnya.

Kawanan ini berhasil ditangkap tim gabungan Unit I, Unit IV dan Unit V Resmob Polda Metro Jaya pada Kamis (17/9) dini hari di Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakpus, tidak lebih dari 24 jam usai melakukan aksinya pada Rabu (16/9) sore di 7Eleven Tebet, Jaksel. Para pelaku sempat mengambil dekoder CCTV dan membuangnya di Jembatan Merah, Jakbar.

(mei/Hbb)


Berita Terkait