Masyarakat Pekanbaru selama ini sudah bolak balik melaksanakan salat istisqa minta hujan. Itu dilakukan karena kemarau yang panjang dimanfaatkan orang tak bertanggung jawab untuk membakar lahan dan untuk untuk membuka perkebunan.
Imbasnya, hampir sebulan langit Riau terkepung asap putih dari kebakaran tersebut. Asap telah membuat sesak didada. Lebih 30 ribu jiwa terserang penyakit infeksi saluran pernapasan akut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alhamdulillah, hujan turun.Β Semoga asap benar-benar hilang untuk selamanya," kata Jasnami warga Pekanbaru, Senin (21/9/2015).
Sementara itu, data dari BMKG Pekanbaru, disebutkan, bahwa sejumlah kabupaten di Riau berpotensi hujan.
"Hujan ringan hingga sedang disertai kilat/petir dan angin kencang sore sampai malam. Potensi itu berada di Pekanbaru, Kabupaten Kampar, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Siak dan Kabupaten Kuantan Singingi," kata Kepala BMKG Pekanbaru, Sugarin. (cha/try)











































